Pordasi Sumbar Optimalkan Persiapan Babak Kualifikasi Pon Xix Jabar

two young women dressed in kebaya – vintage

Ketua Kontingen cabang berkuda Sumbar Asrijal (baju kuning berdiri, red)SAWAHLUNTO – Pengprov Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (Pordasi) Sumatera Barat mengoptimalkan persiapan menuju babak kualifikasi PON XIX Jawa Barat yang akan digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa -Rabu (29-30/12) nanti.

Persiapan kontingen Sumatera Barat lebih difokuskan terhadap 15 pacuan kuda cabang olahraga berkuda serta 10 kelas pada cabang
Equestrian sebelum mendapatkan tiket PON XIX 2016 nanti.

Ketua Kontingen cabang berkuda Sumbar, Asrijal menyatakan, babak kualifikasi atau Pra PON XIX-2016 merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan kegiatan PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat yang harus diikuti oleh seluruh Pengprov Pordasi se- Indonesia.

“Persiapan yang amat terdekat adalah mengoptilkan cabang pacuan adalah Kelas Terbuka – 2.200 Meter – Individual, Kelas A “Sprint” – 1.300 meter – individual, Kelas C – 1.600 Meter – Individual, Kelas D – 1.400 Meter – Individual, Kelas E – 1.200 Meter yang akan digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat,” kata Asrijal
kepada padangmedia.com, Kamis (17/12).

Asrijal yang juga pimpinan Sawahlunto Stable itu menambahkan, kontingen Sumatera Barat saat ini tengah mempersiapan strategi yang baik. Karena, kuda dan atlet yang terdaftar di babak kualifikasi atau Pra PON berhak untuk tampil di babak penyisihan dan ultimate PON XIX 2016 Jawa Barat September 2016 nanti.

Jauh hari sebelumnya, jelas Asrijal, Ketua Pordasi Sumbar Azmi Syahbuddin mengatakan, seluruh Pengcab Pordasi kota dan kabupaten dan pemilik kuda agar mempersiapan menghadapi pra PON dan PON cabang pacuan kuda agar segala persiapan
dan kesiapan kontingen akan lebih baik. Azmi menjelaskan, khusus cabang Equestrian atau ketangkasan, sejumlah atlet Sumbar seperti Rommy Syahrial, Herru Kuswara, Abigail Bosse, Adam Firdaus, Zulnizar, Dicky Ramdani dan Ariski sudah melakukan pemusatan latihan bersama.

“Latihan equestrian ini lebih ditingkatkan pada kelas jumping cm, dressage and eventing dan kelas dressage and jumping 70 – 90 cm. Tentunya juga akan mengikuti tahapan babak kualifikasi yang digelar sesuai tahapan oleh PB PON,“ jelasnya.

Ia berharap persiapan akan lebih baik lagi, sehingga dapat menghasilkan yang terbaik buat propinsi Sumbar. Karena, imbasnya tentu akan lebih luas bagi perkembangan olahraga yang sudah mentradisi di ranah ini. Dengan demikan, proyeksi akan digelarnya cabang berkuda pada Porprov akan tebuka lebar. (tumpak)